SRAGEN – Tim Verifikasi Kabupaten Layak Anak (KLA) dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia, melakukan Verifikasi Lapangan Hybrid (VLH) Kabupaten Sragen.

Kegiatan dipimpin langsung oleh Bupati Sragen, dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati.

Karena dilakukan ditengan pandemi Covid-19, kegiatan verifikasi dilakukan secara virtual di Aula Sukowati Setda Kabupaten Sragen, Rabu (16/06/2021).

Turut hadir Sekda Tatag Prabawanto, Ketua Gugus Tugas KLA, Zubaidi, Plt Kepala Dinas Pengendalian Pendudukan, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Sragen, Yuniarti, Sekretaris Dinas DP2KBP3A, Joko Puryanto.

Dalam sambutannya, Bupati Yuni mengatakan Kabupaten/Kota Layak Anak merupakan Kabupaten/Kota yang mempunyai sistem pembangunan berbasis hak anak melalui program dan kegiatan untuk menjamin pemenuhan hak anak dan perlindungan kegiatan untuk menjamin pemenuhan hak anak dan perlindungan khusus anak.

Evaluasi KLA menjadi penting karena merupakan tolok ukur sejauh mana program pembangunan kabupaten berpihak pada pemenuhan dan perlindungan hak anak.

Dijelaskan Bupati, tahun sebelumnya KLA Sragen memperoleh predikat Pratama. Pihaknya menargetkan predikat Nindya untuk KLA tahun 2020.

Untuk mewujudkannya, pihaknya mengatakan telah melakukan berbagai upaya seperti penetapan Perda no. 9 tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Kabupaten Layak Anak, layanan rumah sakit ramah anak, optimalisasi forum anak yang ada baik tingkat Kabupaten, Kecamatan maupun Desa/Kelurahan, dan masih banyak lagi.

“Semua upaya sudah kita lakukan, semua klaster kita berdayakan harus sesuai Perda, semua dinas dikerahkan, kita lengkapi fasilitasnya, terutama anggaran. Skor mandiri kita 755, semoga sesuai dengan yang diverifikasi,” terangnya.

Oleh karena itu Bupati Yuni berharap, dengan terselenggaranya kegiatan VLH Kabupaten Layak Anak tahun 2021 ini, dapat memberikan manfaat yang besar untuk memastikan bahwa hak-hak setiap anak dapat terpenuhi.

Menurutnya kegiatan itu dapat menjadi acuan dalam membangun komitmen bagi para pembuat kebijakan dalam menyusun kebijakan dan program kegiatan.

Sehingga kedepannya dapat mewujudkan Kabupaten Layak Anak di Kabupaten Sragen melalui koordinasi dan sinkronisasi program serta kegiatan Kabupaten Layak Anak.

“Semoga Verifikasi Lapangan Hybrid KLA tahun 2021 ini dapat memberikan hasil yang terbaik dan meningkat dari tahun sebelumnya. Dan Kabupaten Sragen kembali meraih penghargaan sebagai Kabupaten Layak Anak,” harapnya.

Sementara Ketua Gugus Tugas KLA, Zubaidi mengatakan terdapat 5 klaster dalam upaya Kabupaten Sragen dalam pemenuhan dan perlindungan hak anak, diantaranya klaster 1 hak sipil dan kebebasan, klaster 2 Lingkungan Keluarga dan Pengasuhan Alternatif, klaster 3 Kesehatan dan Kesejahteraan, klaster 4 Pendidikan, Pemanfaatan Waktu Luang dan Kegiatan Budaya, dan klaster 5 Perlindungan Khusus. (Mega_Diskominfo)

Sumber : https://www.sragenkab.go.id/berita-2329.html

#

No responses yet

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *